Antara cinta dan dosa part 1
Oleh: F. Lahay
Apa itu cinta? Ad yang mengatakan cinta itu buta dan tuli, cinta itu ruang yang sepi untuk menguyatakan janji. Secara umum cinta adalah sebuah perasaan yang muncul dari kasi sayang. Ad yang mengatakan cinta itu terukir di atas awan dan terbang di ufuk senja. Lantas bagaimana cara merelisasikannya dalam kehidupan kita?
Kau bangun cinta dengan cara yang salah, mengatas namakan tuhan tetapi dengan jalan yang harom. Tak malukah engkau? Dimana rasa malumu? Kau mainkan nama tuhan agar kau bisa mendapatkan hatinya. Kau mainkan perasaannya, kau beri dia harapan dan kau tinggalkan dia. Dimana rasa malumu?
Cinta memang fitrah tapi caramu mencintai adalah yang salah. Kau penuhi dia dengan janji-janjimu, lalu kau tak penuhi janji-janjimu itu. Sungguh kau tak berfikir, ingatlah seekor hewan jantan saja ketika di mengawini seekor hewan betina pasti dia tidak akan kawin dengan hewan betina lain sampai anak2 hwan itu besar.
Melihat fenomena kehidupan pemuda zaman now, ada yang lebih buruk dari hewan itu sendiri. Berani melakukan tetapi tak berani bertnggung jawab. Panggil anak orang jalan-jalan, naik motor, masuk angin dan kembung. "Kalau begitu tunggu aja sampai anaknya besar" sungguh kau tak berfikir. Jika kau melakukan itu maka sama saja kau dengan hewan. Lantas apakah yang harus dilakukan? Lakukanlah lebih baik dari hewan itu sendiri....
Oleh: F. Lahay
Apa itu cinta? Ad yang mengatakan cinta itu buta dan tuli, cinta itu ruang yang sepi untuk menguyatakan janji. Secara umum cinta adalah sebuah perasaan yang muncul dari kasi sayang. Ad yang mengatakan cinta itu terukir di atas awan dan terbang di ufuk senja. Lantas bagaimana cara merelisasikannya dalam kehidupan kita?
Kau bangun cinta dengan cara yang salah, mengatas namakan tuhan tetapi dengan jalan yang harom. Tak malukah engkau? Dimana rasa malumu? Kau mainkan nama tuhan agar kau bisa mendapatkan hatinya. Kau mainkan perasaannya, kau beri dia harapan dan kau tinggalkan dia. Dimana rasa malumu?
Cinta memang fitrah tapi caramu mencintai adalah yang salah. Kau penuhi dia dengan janji-janjimu, lalu kau tak penuhi janji-janjimu itu. Sungguh kau tak berfikir, ingatlah seekor hewan jantan saja ketika di mengawini seekor hewan betina pasti dia tidak akan kawin dengan hewan betina lain sampai anak2 hwan itu besar.
Melihat fenomena kehidupan pemuda zaman now, ada yang lebih buruk dari hewan itu sendiri. Berani melakukan tetapi tak berani bertnggung jawab. Panggil anak orang jalan-jalan, naik motor, masuk angin dan kembung. "Kalau begitu tunggu aja sampai anaknya besar" sungguh kau tak berfikir. Jika kau melakukan itu maka sama saja kau dengan hewan. Lantas apakah yang harus dilakukan? Lakukanlah lebih baik dari hewan itu sendiri....
👏👏
BalasHapus🤢
BalasHapus👍👍
BalasHapus